Rabu, 22 April 2009

terbang dan berdarah

berlarian di atas awan...
mencarimu, mencarimu, mencarimu...
terbang entah menuju mentari bersinar terang...

berlarian menuju-mu.. sepenuh hati
silaunya, cahyanya, menusuk hingga retina membengkak...
aku tetap berharap, bukankah hanya harapan yang bisa menembus tirai ini??

dan darah dari kedua mataku ini...
menetes
seperti hujan, basahi bumi...
beberapa tetes menjadi bercak di awan-awan itu;
kedua telapak tangan ini tak sanggup menahan air mata darah ini...
semakin deras.... begitupun kaki semakin kencang menghentak-hentak punggung awan

aku datang, aku datang....

Tidak ada komentar: